Pages

Monday, May 2, 2016

Anak Cowok Nggak Boleh Nangis!


Beberapa hari yang lalu terdengar perdebatan antara orang tua mengenai baju yang seharusnya dikenakan oleh anak laki-lakinya. Sebagai seorang ibu dari seorang anak laki-laki, tentulah perkara ini menarik untukku. Bukan kepo, tapi kita bisa belajar dari mana saja, bukan? Termasuk dari pengalaman otang lain.

Nah, dari perdebatan masalah baju itu ada ketakutan bahwa anak laki-lakinya akan terlihat sedikit feminin dengan pakaian yang dikenakan. Terlepas dari pakaian apa itu, ketakutan orang tua ketika anak laki-lakinya tampak sedikit feminin membuatku terseret kembali ke beberapa tahun yang lalu ketika masih bergelut dengan teks-teks feminisme.

Thursday, October 9, 2014

Being Pregnant?

My 7 months pregnancy

Some of my closest friends are pregnant! Yeiy! I am truly happy for them!

Being pregnant - as I remember - was not as difficult as I thought before I was pregnant myself. On our wedding day, I did tell my husband that I was afraid to be pregnant. I told him many-many-many things that made me afraid.

Summary: I was not ready (yet).

All those difficulties that I imagined I had to go through, was enough to make me afraid. I love children - especially babies - but I was afraid to be pregnant, to give birth, and to have that huge responsibility on my shoulder.

Monday, July 7, 2014

Slow Cooking: Braised Oxtail Yummy

Braised oxtail

Semua berawal dari penemuan slowcooker di antara tumpukan hadiah pernikahanku. Pernikahanku sendiri sudah berjalan tiga tahun lebih, tapi banyak hadiah yang masih bertumpukan. Salah satunya ya slowcooker yang aku tidak mengerti benda apa itu sebelumnya. Wajar, karena seluruh tulisan di kardus dan di mesinnya meggunakan tulisan Cina - kecuali empat kata di panelnya: Off, Low, High, dan Auto.

Thursday, February 20, 2014

Liburan (di) Jogja


Santai... di pantai...

Jadi nih, sekitar setahun (lebih beberapa bulan) yang lalu, Mr. A memutuskan untuk berhenti merantau ke kota seberang. Ya tentu saja keputusannya banyak dipengaruhi oleh perjanjian sebelum nikahku: mau ikut suami ke mana saja, kecuali tinggal menetap di Jakarta*.

Pakai tanda bintang kecil: *Kecuali terpaksa banget!

Tuesday, February 18, 2014

No Such Thing as a Manual Book for Human Being

Panji, usia 5 bulan

Memiliki Panji kecil membuat duniaku jungkir balik. Aku nggak tau apa yang harus aku lakukan. Aku nggak tau apa yang dia butuhkan. Aku nggak tau bagaimana berkomunikasi dengannya. Karena itulah aku berpaling pada buku-buku, artikel-artikel, hingga saran-saran dari orang terpercaya.

Tapi kemudian informasinya justru menjadi terlalu banyak. Buku A menyuruhku untuk mulai menjadwalkan minum Panji sejak usia 2 bulan. Artikel X menyuruhku untuk memberikan ASI kapan pun Panji minta. Buku B berbicara tentang jadwal tidur bayi dan ibunya. Artikel Y membahas tentang makanan apa yang boleh dan tidak boleh dimakan ibu menyusui. 

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...