Pages

Tuesday, December 28, 2010

Pizza Mie

Saat menonton bola kemarin, yang sebenarnya posisiku hanya kebetulan ikut duduk di ruang TV, tiba-tiba aku merasa ingin (butuh!) camilan. Camilan yang bukan biskuit, yang bukan kacang, yang bukan nasi.

Nah, saat tiba-tiba butuh camilan seperti ini, biasanya aku langsung membuat Pizza Mie. Betul sekali, seperti namanya, ini adalah semacam pizza yang terbuat dari mie instan.

 

Monday, December 27, 2010

Nengok Lyly ke Ponorogo


Lagi-lagi aku ke Ponorogo. Seorang teman mengatakan aku terlalu sering ke Ponorogo. Memang, sih. Aku sendiri tidak tahu kenapa aku begitu suka pergi ke Ponorogo.

Apakah karena satenya? Atau karena pecelnya? Atau karena reognya? Sepertinya tidak juga. Malah menurutku sate yang dulu sangat aku suka, rasanya sudah tidak seenak dulu.

Friday, December 17, 2010

Balada Gagal Beli


Tadinya, aku berencana menabung uangku hingga cukup untuk membeli sepeda listrik. Lalu gagal, bukan karena uangnya tidak cukup, tapi karena banyak pertanyaan "Untuk apa?". Apapun alasanku, tampaknya kurang kuat untuk membeli sepeda listrik. Apalagi setiap pertanyaan utamanya dikeluarkan: "Memang cari spare part-nya gampang?"

Thursday, December 9, 2010

Makan Malam yang 'Ajaib'

"Lihat, ini bergerak-gerak," ujar Arya. Dia menunjuk pada semacam kulit bawang yang digoreng dan sangat tipis, yang ditaburkan di atas takoyaki pesanannya.

Aku dan Dhira mendekatkan diri ke takoyaki itu. Iya, kami melihat benda asing yang tipis di sekitar takoyaki bergerak-gerak. Berkerut-kerut. Berkedut-kedut.

Suatu Sore di Surabaya

Baru sekali ini aku merasakan hujan turun di Surabaya. Hujan yang sangat deras. Cukup tidak tertebak karena setelah beberapa kali kedatanganku, Surabaya justru lebih identik sebagai kota anak emas matahari. Seakan-akan matahari memberikan perhatian istimewa, dan panasnya di siang hari bisa mencapai 39 derajat Celcius!

Tapi, melihat hujan yang menggedor-gedor jendela dengan kuat itu, rupanya Surabaya pun memiliki musim hujan.

Thursday, December 2, 2010

Mwathirika: Ketika Teater Boneka Membuat Menangis


Tadinya kupikir Baba, seorang bapak bertangan satu yang mukanya penuh kerutan, itu salah satu tokoh antagonis. Tapi begitu melihatnya berinteraksi dengan anak-anaknya, Tupu dan Moyo, ia langsung tampak sangat lembut.

Bagaimana ia menyapa anak-anaknya, bercanda dengan mereka, dan menyayangi mereka. Ketika Tupu merajuk karena kuda-kudaannya rusak, Baba menggantinya dengan sebuah balon merah yang ia bawa.

Sederhana, tapi entah mengapa begitu menyentuh.

Wednesday, December 1, 2010

Kedai Makan Rumah Pohon Mas Dewo


Belum lama ini, aku dimintai tolong untuk meliput Kedai Rumah Pohon Mas Dewo. Meski sudah sering mendengar namanya, tapi aku belum pernah ke sana.

Makanya, sewaktu mendengar kata 'rumah makan di atas pohon', imajinasiku langsung ke mana-mana. Tapi, yang pertama-tama muncul adalah gambaran sebuah rumah kayu di atas pohon yang digunakan untuk tempat makan.

Tuesday, November 30, 2010

(Bakal) Hari-Hari The Sims 3


Game favoritku, jelas Monkey Island yang tokohnya lucu sekali, bernama Guybrush Threepwood. Game ini penuh dengan kalimat lucu, tingkah lucu, dan tugas-tugas konyol yang kadang tidak terpikir.

Lebih asyiknya lagi, game ini tidak ada game over. Bila melawan bos, dia tidak pedang-pedangan atau tembak-tembakan, tapi adu 'hinaan'. Setiap hinaan yang dikeluarkan musuh, harus dijawab dengan hinaan yang lebih mengena. Tidak sulit, karena ada pilihannya kok.


Saturday, November 27, 2010

Antri Menonton


Akhirnya kemarin aku menonton Megamind! Benar-benar puas, karena filmnya lucu sekali! :)

Sekedar informasi, Megamind ini adalah sebuah film kartun yang sudah masuk daftar wajib tonton sejak dua bulan yang lalu. Meski begitu, aku tidak segera menontonnya ketika Megamind baru awal-awal ditayangkan di XXI Empire. Yap. Aku menunda menontonnya karena berbagai alasan.

Thursday, November 25, 2010

Kangen Buat Baju


Iya. Aku pernah mengambil kursus jahit selama enam bulan, demi mendukung proyek berjualan bajuku. :) By the way, aku mengikutinya atas keinginanku sendiri.

Harus kuakui, aku senang dengan proses kursus itu. Ya gurunya, ya teman-temannya, ya ilmunya, ya tugas-tugasnya. Buktinya, selama enam bulan dengan jadwal kursus tiga kali seminggu, aku sukses mengikutinya tanpa banyak membolos. Cuma satu-dua kali yang itu pun seingatku pasti karena sesuatu yang penting.

Seperti, belum bisa pulang dari jalan-jalan.

Banyak sekali yang aku dapatkan dari kursusku itu, yang membuatku lebih mantap dalam membuat baju. Aku mendapat pengetahuan tentang cara mengukur, menggambar dasar, membuat pola, menjahit, dan memberi asesoris. Dan pelajaran apa yang paling aku suka?

Tuesday, November 23, 2010

Krisis Jati Diri: Antara Perempuan dan Wanita


Whew! Ternyata selama ini aku salah.

Ini tentang masalah wanita dan perempuan yang sejak beberapa hari yang lalu berkeliaran di otakku. Kenapa banyak gerakan PEREMPUAN yang memilih kata perempuan daripada kata wanita? Memangnya ada apa dengan kata wanita?

Friday, November 19, 2010

Krim Muka


Sudah tersebar kabar bahwa klinik-klinik kecantikan itu menawarkan krim-krim yang berbahaya. Tampaknya sih memang krim-krim itu memberikan hasil yang fantastis. Kulit putih, bersih, cerah, tanpa jerawat... dan kencang!

Kurang apa lagi coba? Dambaan para wanita.

Tapi, di balik itu semua rupanya beredar gosip yang tak sedap. Mulai dari isinya yang mengandung merkuri hingga efek sampingnya berupa kecanduan. Maksudnya, ketika kita tidak menggunakan krim tersebut lagi, kulit akan bereaksi negatif: muncul jerawat, berwarna kemerahan, gatal-gatal.

You name it.

Thursday, November 18, 2010

Rumah Kemuning, Rumah Kenangan: Anyone?

Sejak beberapa bulan yang lalu, aku ditugasi Mama untuk menjual salah satu rumah kenangan kami. Bukan karena apa-apa, hanya karena ingin mencari rumah yang lebih kecil dan berada di dalam perumahan.

Rumah itu terletak di Perumahan Dosen yang didirikan kira-kira satu tahun sebelum aku lahir. Dulu, sebelum tahun 1980, daerah itu merupakan hutan dan semak-semak - yang oleh orang Jawa disebut alas. Lalu kemudian lahan itu dibuka untuk didirikan perumahan khusus dosen UGM. Papa berhasil membeli satu.

Sebuah rumah bernomor 408, di Jl. Kemuning I, Condong Catur.

Thursday, November 11, 2010

Ayo Mulai Dipikirkan...


Meletusnya Gunung Merapi kali ini membawa korban jiwa yang tak sedikit dan kerugian materiil yang tak terkira banyaknya. Ini bukan hanya dihitung secara kasar seperti berapa banyak sapi yang mati atau berapa banyak rumah yang rubuh.

Kerugian material mencakup hal-hal lain yang sifatnya berkelanjutan, seperti tanaman yang gagal panen, tanah yang butuh waktu untuk bisa kembali normal, harga rumah dan tanah yang anjlok bila penduduk setempat memilih pindah, wisatawan yang berkurang drastis, dan sebagainya.

Tuesday, November 9, 2010

Macaroni and Cheese (Baked!)


Ketika hasrat memasak instan menyerbu, apa yang kamu lakukan? Kalau aku, segera menyalakan komputer dan mencari resepnya di internet - hanya jika koneksi internet lancar. Memang sangat mudah, tapi resikonya, bisa saja resep yang didapat agak-agak kacau karena sumbernya tidak jelas.

Nah, karena itu aku harus paling tidak mencobanya sekali untuk menemukan resep yang aduhai-lezatnya-cocok-dengan-lidahku. Salah satunya ya Macaroni and Cheese panggang yang aku temukan setelah 1 menit bercengkerama dengan Om Gugel. Niatnya akan dijadikan hadiah ulang tahun untuk Arya yang suka sekali dengan mayonaise dan keju.

Setelah melihat sekilas dan bahan-bahannya mudah dicari, aku baru lanjut membuat. When there's a way, there's a will!

Panic at the House


Karena suasana Yogyakarta Utara yang cukup mencekam beberapa hari yang lalu (terima kasih kepada media dan rumor!), aku lebih banyak tinggal di rumah - dalam kondisi siap mengungsi kapan saja. 

Bagaimana tidak, rumor-rumor berseliweran di setiap sudut yang kudatangi. Mitos-mitos yang terpendam bermunculan satu per satu dan menyerang bersamaan. Mulai dari sejarah Gunung Merapi tahun 1006 M dan hilangnya peradaban Mataram Kuno, kisah-kisah dari penduduk yang mengungsi, legenda dan foto Mbah Petruk, ramalan Ponimin yang bombastis, hingga cerita-cerita 'abdi dalem' tentang suasana Kraton Jogja.

Tuesday, November 2, 2010

Teh Tarik: Teh yang Ditarik


Entah sejak kapan, aku jadi suka teh tarik. Setiap hari rasanya ingin dine-out hanya agar bisa memesan teh tarik. Tapi mencari teh tarik di Jogja, tidaklah semudah itu. Salah-salah tempat makan, kita justru bisa saja diberi teh tarik instan.

Karena itu, aku lalu mencoba membuatnya sendiri setelah sedikit berdiskusi dengan Mira yang katanya pecinta teh, tapi suatu hari tertangkap basah sedang membuat teh tarik instan dari sachet.

Saturday, October 30, 2010

Jogja Kelabu


Pagi ini Jogja diselimuti abu. Memang tidak seluruh Jogja, tapi sebagian besar Jogja utara dan mungkin sampai di daerah selatan. Teman dari Jogokaryan memberi konfirmasi bahwa daerah rumahnya juga terkena abu. UGM berganti warna menjadi abu-abu.

Tapi karena angin bertiup ke arah selatan-barat daya, rumahku di kawasan Condong Catur hanya terkena sedikit. Sayup-sayup, kalau dalam konteks suara. Rumah Arya yang terletak di daerah Ngaglik - tapi dia tetap bersikeras rumahnya terletak di daerah Wedoapaitu - juga tidak terkena hujan abu.

Kali ini kami memang dihindarkan, tapi besok belum tentu.

Thursday, October 28, 2010

Selamat Jalan, Mbah...


Kemarin sewaktu Mbah Maridjan baru diduga meninggal, aku benar-benar berharap dugaan itu salah. Aku sangat berharap, setelah kekacauannya mereda, Mbah Maridjan ditemui turun dari gunung setelah beberapa hari menghilang untuk bersemedi - seperti tahun 2006.

Lalu kemudian semakin lama, dugaan bahwa jenazah yang ditemukan bersujud itu Mbah Maridjan semakin kuat. Entah mengapa, hatiku seperti teriris setiap sadar bahwa dugaan itu semakin kuat. Ini terjadi setiap aku membaca perkembangan berita di internet.

Rasanya... sedih dan sesak.

Tuesday, October 26, 2010

Mimpi a.k.a Bunga Tidur


Aku dulu mengira, semua orang kalau tidur pasti akan bermimpi. Sepertiku. Tapi ternyata tidak.

Aku bertanya pada orang-orang terdekatku, dan mereka semua berkata bahwa mereka tidak sesering itu bermimpi saat tidur.

Masa sih?

Thursday, October 21, 2010

Lucky Me...


"Aku tidak menyukai pekerjaanku. Makin hari aku justru makin merasa tertekan karena perasaan itu."

Lantas kenapa kamu masih bertahan?

"Hm... karena aku tidak bisa begitu saja keluar dari sana."

Karena masalah gaji?

Wednesday, October 20, 2010

Lima Sekawan dan Petualangan Imajinasi


Aku ingat betul, Lima Sekawan karya Enid Blyton adalah buku tebal pertamaku kuperoleh pada saat kenaikan kelas tiga SD. Aku dan kakakku diajak ke toko buku Gramedia - yang saat itu masih memiliki kolam ikan di tengah tokonya - dan dibebaskan memilih buku apa saja yang kami suka sebagai hadiah naik kelas dari Tanteku.

Di antara rak-rak buku yang lebih tinggi dariku pada waktu itulah, pilihanku jatuh pada salah satu judul Lima Sekawan. Entah apa yang membuatku memilihnya dulu, tapi aku bersyukur pilihan buku pertamaku jatuh padanya.

Saturday, October 16, 2010

Jangan Berubah, Please...


"Kota ini berubah."

Apakah itu mengganggumu?

"Iya. Tak kukira ia akan berubah menjadi seperti ini."

Ah. Bodoh sekali kamu. Kota ini pasti akan berubah. Dengan cepat, bahkan.

Friday, October 8, 2010

Mengusir Cicak-Cicak di Dinding


Beberapa malam yang lalu, seekor cicak muncul dari balik lemari putihku. Cicak yang menggelikan dan mengganggu pemandangan.
 
Sepertinya dia masuk dari jendelaku yang selalu terbuka lebar. Dua-puluh-empat jam.

Wednesday, October 6, 2010

Transaksi On-Line: Argh!

Awal mulanya aku mendapat email dari Paypal yang mengira aku penipu, dan aku tidak dapat menerima uang di account-ku.

Well, you know what?!


Aku bukan penipu dan aku sudah melakukan semuanya.

Monday, October 4, 2010

Manusia Pixel

Aku tercengang melihatnya bisa menembus tembok bata di depanku. Begitu mudah. Begitu ringan. Lalu pria di sebelahnya menatapku, dan menarik tanganku.

Ia mengajakku untuk ikut menembus tembok.

Tanpa sempat berpikir, aku menembus tembok bata itu - seperti hantu - dan muncul di sisi lainnya. Tak terasa apapun. Kami muncul di sebuah saluran air dengan kedalaman setinggi bahuku, dan air yang tidak membuatku basah.

Saturday, September 18, 2010

Proyek Kamar #5: Before and After

Yippie! Kamarku sudah selesai! Sebenarnya sudah agak lama Selesainya, tapi selalu lupa memotretnya.

Tadinya, kamarku terasa sumpek. Penuh. Meski tidak pengap, tapi aku rasa aliran udaranya tertabrak banyak benda.

Oh, dan debu-debu itu. Bertebaran di sana-sini karena banyaknya ruang-ruang kosong yang tak terjangkau untuk dibersihkan.

Wednesday, September 15, 2010

Proyek Kamar #5: Akhirnya Selesai!


Setelah pekerjaan revamping segala macam mebel tersebut, aku melanjutkan never-ending-redecorating kamarku dengan memasukkan kembali barang-barang tersebut, sambil menatanya sesuai desain yang aku inginkan.

Ini melalui tiga tahapan utama. Pertama, memasukkan dan memindahkan mebel-mebel. Lemari putih di sana, rak-rak buku tampak baru di sini, tempat tidur di dekatnya, bla-bla-bla.

Monday, September 13, 2010

Kocok-Kocok Kuliner


Hidup itu banyak pilihan. Dari pilihan-pilihan yang teramat sangat penting seperti memilih dokter untuk membantu persalinan, hingga pilihan yang ceperewes seperti memilih warna untuk taplak meja.

Atau, bisa juga sekedar memilih tempat untuk makan.

Kawaii Sushi: Ketika Sushi Menjadi Fast Food


Pertama kali mendengar tentang restoran sushi baru di Jogja, aku langsung tertarik untuk mencoba. Terutama setelah pengalaman sushi vegetarian yang hoek banget.

Sayangnya, ini bulan puasa. Akibatnya, mencoba tempat makan hanya bisa dilakukan saat berbuka puasa saja. Satu kali dalam sehari. Tapi akhirnya, dua hari sebelum lebaran, aku berhasil mengajak saudara-saudaraku untuk berbuka bersama sekaligus sambil mencoba resto sushi baru - Kawaii Sushi - yang terletak di POM Bensin Baciro.

"Restonya fast food banget," ujar Dito yang sempat melihatnya ketika lewat di daerah Baciro sore-sore.

Tuesday, September 7, 2010

Ke Museum, Yok...?


"Nggak mau ah..." jawab banyak orang, termasuk anak-anak kecil itu, membuat bingung akan mengajak ke mana lagi.

Padahal, sewaktu kecil dulu aku suka sekali diajak ke museum. Museum hewan, terutama. Karena beberapa tahun dari masa kecilku berada di luar negeri, maka kesukaanku untuk datang ke museum terpuaskan.

Saturday, September 4, 2010

Deadline Ya?



Temanku bilang dia sedang sibuk sekali. Padahal ingin juga mengajaknya buka bersama. Whew...

Dia (01:03 pm): Abis dateline-nya sore ini. Besok aja gimana?

Dateline? Deadline, maksudnya?

Tuesday, August 24, 2010

Proyek Kamar #4: Revamping All


Setelah memilih-milih mebel apa yang ingin aku keluarkan dan yang mana yang ingin aku pertahankan, aku mencari-cari model mebel baru yang aku suka dan sesuai dengan kebutuhanku. Pilihanku jatuh pada sebuah rak dinding yang teramat menarik.

Sederhana dan praktis.

Monday, August 23, 2010

Sushi Vegetarian: Sebuah Penantian

Beberapa bulan yang lalu, sempat ada pameran kuliner di Jogja Expo Center yang kudatangi karena permintaan Arya.

"Adikku buka counter di sana," ujarnya.

Maka, jadilah hari itu kami menyempatkan mampir ke pameran sebelum melakukan acara lainnya. Di counter-nya, aku menemukan menu unik yang menggoda: Sushi Vegetarian. Kami pun memesan satu porsi Sushi Vegetarian Californian Roll, dan segera beranjak dari pameran. Sushi dibungkus untuk bekal di perjalanan.

Wednesday, August 18, 2010

Proyek Kamar #3: Redecorating Plus-Plus

Setelah desain ulang kamarku jadi, baru aku memikirkan masalah redecorating. Setahuku, hasil dari redecorating inilah yang akan membuat kamar terasa 'baru', dengan biaya yang terjangkau. Redecorating ini baru bisa dilakukan setelah proses decluttering selesai. Tak mudah membayangkan rencana redecorating dengan banyaknya benda-benda bertebaran.

Untuk tahap proses redecorating ini, aku melakukan tiga hal:

Monday, August 16, 2010

Proyek Kamar #2: Redesigning the Room

Sembari mengeluarkan dan memilah barang-barang yang tak perlu di kamarku, aku mulai mereka-reka ulang tatanan kamar yang kuinginkan. Tentu saja, dengan sebuah gambar yang sangat amatir.

Aku suka tahap ini, karena yang perlu kulakukan hanya menggambar dan berimajinasi. Melamun.

Kuputuskan, faktor-faktor utama yang mempengaruhi pemilihanku dalam menata ruangan adalah letak pintu dan letak jendela. Dan jangan lupakan juga faktor kebosanan. Ini berarti semua furnitur di kamarku, sebisa mungkin berpindah tempat.

Proyek Kamar #1: Stressful Decluttering - Notes, Kertas, dan Proyek-proyek

Entah karena hobiku menulis atau apa, aku memiliki hobi lanjutan yaitu membeli notes dan menyimpan kertas-kertas kosong. Setiap memulai sebuah kegiatan baru, aku selalu membeli notes untuk mencatat hari-hari baruku, tapi kemudian tidak menggunakannya karena bingung dan eman.

Begitu pula kertas. Niat awalnya sih untuk ikut menghemat pohon di dunia jadi berusaha memanfaatkan kertas yang salah satu sisinya masih kosong untuk membuat draft tulisan atau gambar-gambar. Tapi siapa nyana... akhirnya kertas-kertas itu malah justru menumpuk di berbagai sudut kamarku.

Saturday, August 14, 2010

Proyek Kamar #1: Stressful Decluttering - Buku

Proses decluttering pun bergeser ke rak bukuku yang penuh sesak. Isinya novel-novel sastra, romantis, thriller, detektif, dan bla-bla-bla, hingga buku-buku how-to dan majalah.

Aku memang suka membaca novel. Karena itu, aku merasa wajar bila novel-novelku berhimpitan di lima rak bukuku. Meski rak tersebut tidak terlalu besar, tetap saja bukuku terasa banyak. Dan menyortir kesemuanya membutuhkan waktu tersendiri.

Pekerjaan ini tak sesulit menyortir yang lainnya. Kali ini pertanyaannya adalah: Kapan aku akan membacanya lagi?

Tuesday, August 10, 2010

Proyek Kamar #1: Stressful Decluttering - Pakaian

Lemari aku pilih sebagai awal mula dari proses decluttering-ku. Keempat laci sudah penuh, sementara satu beberapa baju masih belum masuk. Sudah saatnya pakaian-pakaianku dikurangi.

Tapi, yang mana...?

Monday, August 9, 2010

Proyek Kamar #1: Decluttering

Sebelum aku bisa mulai mendekorasi ulang kamarku, salah satu hal yang harus aku lakukan adalah melakukan decluttering (vb: to simplify or get rid of mess, disorder, complications, etc.).

Selain melelahkan dan membingungkan, untuk melakukan ini aku merasa harus turun langsung. Dan aku memang memilih untuk melakukannya sendiri. Maksudku, aku memang butuh bantuan, tapi tidak lantas mendelegasikan begitu saja pekerjaan ini pada orang lain.

Saturday, August 7, 2010

Proyek Kamar: Saatnya Bersih-bersih

Bila kamar sudah tidak dirindukan lagi, menurutku itu saatnya sebuah kamar dibenahi ulang. Atau diperbaharui suasananya. Seperti itulah yang aku rasakan. Kamarku sekarang bukan lagi tempat pelarian untuk beristirahat saja, tapi sudah mirip seperti gudang. Full and troubled...

Aku pikir, sudah saatnya kamarku yang makin lama makin tampak penuh, dibersihkan. Lebih dari itu, aku berpikir untuk mendekorasi ulang kamar tidurku.

Wednesday, July 28, 2010

Impulsif di Awal Minggu: Pelajaran Berharga

Setelah menjadi burung di sangkar emas selama beberapa bulan, akhirnya beberapa hari yang lalu aku mendapat kesempatan untuk merenggangkan waktuku, membiarkan detik-detikku mengolet di dalam bis, kereta, atau apapun itu.

Namun perjalanan terakhir kemarin terlalu impulsif untuk aku ceritakan. Jadi, alih-alih membeberkan ke mana saja aku pergi, aku lebih tertarik untuk mencatat pelajaran selama beberapa hari yang aneh itu.

Saturday, July 3, 2010

Eat, Pray, Love: Pencarian...?


“...being happy doesn't mean that everything is perfect. It means that you've decided to look beyond the imperfections...”


Kali ini, aku benar-benar menilai buku dari covernya. Covernya cukup bagus, dan ceritanya (terdengar) menarik... belum lagi diskon 20% yang disediakan Gramedia untuk buku tersebut dalam versi Inggris.

Maka aku membeli Eat, Pray, Love - sebuah buku yang, beberapa bulan sebelum dia menjadi best-seller dan dibicarakan di mana-mana, kupikir adalah buku tentang memasak dengan cinta dan doa. :-S

Monday, June 28, 2010

Garam di Malam Hari

"Ada yang menebar garam di depan rumah...!" bisik ayahnya tertahan. "Di depan gerbang rumah."

Pikiran mistis langsung menyerang orang serumah. Suasana malam membuat kalimat itu semakin mencekam. Konon kabarnya, dulu garam biasa ditabur di depan rumah orang agar mereka mendapat celaka.

"Ada yang mau mengguna-guna," ujar neneknya mencoba menyimpulkan. Tapi kenapa?

Tuesday, May 11, 2010

May I Judge a Book by Its Cover?

Kenapa bagiku cover itu penting?

Karena cover menjadi salah satu penentu utama aku membeli sebuah buku dari pengarang yang tidak kukenal. Di cover terdapat judul dan dapat memberikan sedikit gambaran tentang isinya. Setelah menilai buku dari cover-nya, aku baru akan membalik bukunya dan membaca sedikit tulisan di belakangnya. Baru kemudian aku akan memutuskan untuk membeli atau tidak.

Monday, May 10, 2010

Petualangan Ceperewes

Petualangan akhir minggu kemarin adalah sebuah bentuk lain dari adventure in the weekend. Aku tidak mendaki gunung, menyelam, atau bungee jumping. Aku melakukan adventure yang berbeda.

Adventure potong rambut dan spa.

Saturday, May 8, 2010

Feminis Oportunis

Tadi pagi, sebuah e-mail masuk, menyampaikan kabar bahwa telah diresmikan oleh Linda Gumelar sebuah Universitas Perempuan pertama di Indonesia. Tujuannya jelas, untuk memberdayakan perempuan di Indonesia.

Sebenarnya ini bagus.

Tapi, yang menggangguku adalah masalah gender itu sendiri. Menurutku, persamaan gender bukan berarti membeda-bedakan antara laki-laki dan perempuan. Bukan pula memberikan banyak prioritas agar perempuan berada di atas laki-laki. Bukan pula perempuan berlomba-lomba 'menjadi' laki-laki, karena pada dasarnya memang ada perbedaan antara laki-laki dan perempuan.

Friday, May 7, 2010

Thank You, God!

Aku memang bersyukur atas semua hal yang dititipkan Tuhan padaku. Keluarga yang selalu mendukungku, kesehatan yang cukup baik, pacar siaga, teman-teman yang menyenangkan, pekerjaan yang beresiko rendah, waktu luang yang cukup, kebebasan, serta banyak hal lagi yang tidak dapat aku sebutkan satu per satu.

Meski tidak rajin sholat (sambil berjanji untuk berusaha rajin), aku bahkan bersyukur hingga ke hal-hal yang remeh-temeh. Seperti baju-bajuku yang selalu tersetrika rapi di pagi hari dan koneksi internet yang selalu tersambung.

Terima kasih ya, Tuhan...

Tapi, Tuhan, aku punya satu permintaan lagi.

Bukannya aku serakah dan tak tahu berterimakasih, I'm only missing my nice-weather-days, dear God... :(


* sindrom kangen jalan-jalan lama...

Wednesday, May 5, 2010

Menari Capoeira


"Memangnya apa dulu yang buat kamu berhenti latihan capoeira di hari kedua?" tanya saudaraku malam-malam sebelum tidur setelah ia membaca posting-ku.

Karena sistem belajarnya.

"Memangnya ada apa?"

Monday, May 3, 2010

Hari yang Kosong

Kantor kosong bisa jadi menyenangkan. Tidak banyak tugas dari atasan, tidak banyak rekan yang akan mempergunjingkan kesantaian kita. Serta bisa melakukan banyak hal sesuai kesenangan kita, seperti menghabiskan waktu untuk browsing di internet atau sekedar blogwalking.

Tapiii... apa yang terjadi bila koneksi internet sedang putus dan tidak ada yang bisa kita lakukan untuk memperbaikinya hari itu?

Saturday, May 1, 2010

Those Unspoken Moments


Sebenarnya aku ingin sekali bisa menulis untukmu, seperti aku menulis untuk mereka. Tapi biasanya, kalimat-kalimatku terhenti pada paragraf-paragraf awal.

Bukan aku tidak ingin melakukannya. Hanya, seringkali aku memang tidak bisa menuliskannya. Aku sadar bahwa semua yang ingin aku katakan, dengan mudah bisa aku katakan.

Friday, April 30, 2010

Try a Hobby, Lebih Tepatnya...

Entah sejak kapan, aku sering kali mempunyai hobi baru. Akibatnya hobiku menjadi hobi musiman. Tentu saja kegiatanku dan teman-temanku mengikuti hobi yang musiman ini. Dan, jujur, hobi ini sering juga dipengaruhi oleh tren. Namun juga sering dihancurkan oleh tren.

Aku pernah jadi penggila bola, yang merasa harus menonton pertandingan sepak bola, mengenal setiap pelatih sepak bola di klub-klub besar Eropa, mengerti tentang peraturan internasional FIFA, dan bahkan mempunyai timku sendiri di game komputer FIFA Manager (kalau tidak salah). Ini bertahan selama sekitar satu tahun, sejak aku kelas 2 SMP hingga kelas 1 SMA.

Thursday, April 29, 2010

Potongan Terakhir Untukmu

Semalam aku kembali melihatmu, duduk dan bercengkerama di antara orang-orang yang asing bagiku. Rambutmu masih sama seperti yang ku ingat, namun wajahmu mulai tak ku kenal. Apakah ingatanku yang memudar atau waktu yang sudah mengubahmu?

Aku tak peduli.

Tapi rasamu masih terbaca, walaupun tak sekuat dulu. Aku tahu kamu tidak melihatku. Aku juga tahu aku tidak ingin mendekat dan menyapamu, meski sedekar untuk memberitahukan keberadaanku.

Thursday, April 22, 2010

Menunda Jeda

"Akhirnya hutan pinusku rindang dan subur."

Hei, dari mana saja kamu? Lama kita tidak mengobrol.

"Maafkan aku. Aku sibuk mengurusi hutan pinusku."

Bisa kulihat itu. Sudah kau temukan lahan yang bagus?

Wednesday, April 21, 2010

Pasta Gio: Aksi Koki Kecil

Aku menemukan tempat pasta ini bersama Hera. Nama Pasta Gio memang sudah kudengar sejak sebelumnya, meski saat itu hanya sebatas "Pak Adzan buka warung pasta!". Dan aku penasaran.

Bagaimana tidak, setelah euforia Sapi Bali, setiap Pak Adzan buka warung, aku berusaha datang dan mencicipi, karena rasanya memang enak. Itulah kenapa aku ingin sekali datang ke Pasta Gio, tapi tidak tahu lokasinya.

Akhirnya, setelah beberapa lama memendam keinginan, bersama Hera aku meniatkan diri untuk mencari lokasi Pasta Gio, yang katanya agak tersembunyi.

Monday, April 19, 2010

Teri Kecil di Gadjah Mungkur


Pertama kali mendengar kata Waduk Gadjah Mungkur, yang terlintas di ingatan adalah daerah Wuryantoro dan jalanannya yang halus. Lalu teringat pemandangan luar biasa yang aku lihat bersama seorang teman ketika pulang dari Pacitan.

Namun, yang aku lihat paling menakjubkan dari pemandangan Waduk Gadjah Mungkur adalah perjalanan bersama Pak Nono ketika pergi melayat ke Ponorogo. Ia memilihkan jalan yang berbeda dari biasanya dan melewati Waduk tersebut dengan pemandangan yang juga berbeda. Jembatan agak panjang yang kami lewati itu menyeberangi sisi pinggir Waduk Gajah Mungkur. Karena pemandangan air yang nyaris tak terhingga, aku merasa seperti menyebrangi laut dengan mobil.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...