Pages

Friday, July 10, 2009

Manado di Ujung Sulawesi

Menolak ajakan berjalan-jalan adalah seperti menolak makanan saat perut lapar. Sesuatu yang TIDAK BOLEH dilakukan. Kecuali kalau memang ada alasan-alasan tertentu. Seperti makanannya beracun, mungkin?

Apalagi kalau ajakannya ke Manado, sebuah kota di ujung utara Pulau Sulawesi.

Dulu-dulu kala, aku sudah mendengar tempat bernama Bunaken. Jauh sebelum aku benar-benar tahu apa itu perjalanan untukku. Bunaken dengan laut biru yang jernih dan tenang, taman laut yang teramat indah, dinding-dinding karang yang mengagumkan. Yup, dan letaknya yang jauh dari kota tempat tinggalku.

Ajakan liburan keluarga ke Manado datang beberapa hari sebelum World Ocean Conference diselenggarakan. Dan aku begitu bersemangat hingga langsung mengiyakan tanpa memikirkan tanggal ataupun yang lainnya. Aku hanya berpikir tentang kembali berenang di lautan luas, di bawah siraman sinar matahari yang cerah, sepuasnya...

Yah, saat itu memang hanya lautan dan berenang-lah yang aku tahu dari Manado. Aku belum sadar bahwa selain laut dan Bunaken-nya, Manado juga memiliki begitu banyak hal-hal menarik yang sebenarnya pernah ingin aku cari tahu.

Tapi, terlepas dari itu, ya tentu aku juga tertarik untuk tahu tentang kotanya, tentang kulinernya, dan tentang apapun yang bisa aku ketahui. Kalau waktuku mencukupi.

Tanggal yang telah ditentukan terasa lama saat masih jauh. Tapi mendadak waktu seperti terbang dengan cepatnya ketika hari-H mulai mendekat. Selalu begitu. Dan tiba-tiba, aku kembali harus tergesa-gesa menyiapkan peralatan liburanku - yang untung selalu tertata di pojok kamarku.

Yah, tentu saja aku bersemangat untuk berlibur!

No comments:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...