Pages

Monday, September 8, 2008

Selamat Pagi!

Pagi baru telah datang.
Ringan dan sejuk,
Terselip nuansa damai.

Selimutku masih membungkus,
Tapi aku sambut pagiku.



Mungkin pagi ini cerah,
Mungkin pula hujan atau berkabut.

Tak ada yang perlu dikeluhkan.
Aku akan belajar menerima semuanya.
Yah... aku bersyukur pagi ini datang.

Rasakan hawanya.
Menyentuh, seperti alunannya.
Melepaskan tremor yang belum berujung.

Dan ketika siang itu datang,
Aku harap aku sudah siap...


6 comments:

dhiraestria dyah said...

apa yang terjadi siang itu ndie?

bulb-mode said...

dhiraestria dyah:
Blon juga siang, Dhir... tapi mestinya, klo siang kan panas ya? Gerah... :-S

Anonymous said...

ini pas neliti pancasila dimana ndie ?

bulb-mode said...

ogi:
Woooooooooooooooooooooooooo.........

Anonymous said...

kok kedengerannya "siang" bagi saya adalah sesuatu yang sangat atau setridaknya lebih serius?

bulb-mode said...

gentlegiant:
Hm... tepatnya, siang adalah sesuatu yang lebih kompleks... :-S

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...