Pages

Showing posts with label Kekancan. Show all posts
Showing posts with label Kekancan. Show all posts

Thursday, October 9, 2014

Being Pregnant?

My 7 months pregnancy

Some of my closest friends are pregnant! Yeiy! I am truly happy for them!

Being pregnant - as I remember - was not as difficult as I thought before I was pregnant myself. On our wedding day, I did tell my husband that I was afraid to be pregnant. I told him many-many-many things that made me afraid.

Summary: I was not ready (yet).

All those difficulties that I imagined I had to go through, was enough to make me afraid. I love children - especially babies - but I was afraid to be pregnant, to give birth, and to have that huge responsibility on my shoulder.

Sunday, March 17, 2013

March Mellow...



Sebulan ini rasa mellow menggantung di udara. Tapi pagi tadi ia menyusup paksa masuk ke kamar, membuatku terbangun dini hari dengan rasa sedih yang tiba-tiba menyergap.

Aku hanya tidak mengira pada akhirnya akan seperti ini.

Wednesday, April 20, 2011

Good Morning, Past...


Sebuah surat datang, mengaduk-aduk perasaanku pagi ini. Memunculkan semua perasaan dan kenangan dari masa lalu tentangnya, tentangmu.


-o0o-

{2004}


"Hati-hati denganku, Ndie..." ujarmu di suatu malam. "Karena aku mulai menyukaimu."

Aku terhenyak. Aku tidak bisa begitu saja menghilangkan dirimu dari duniaku, seperti yang kulakukan pada orang-orang yang semudah itu bilang suka.

Seharusnya kamu tidak menyukaiku. Karena kamu sahabatku. One of the best, bahkan.

Monday, May 10, 2010

Petualangan Ceperewes

Petualangan akhir minggu kemarin adalah sebuah bentuk lain dari adventure in the weekend. Aku tidak mendaki gunung, menyelam, atau bungee jumping. Aku melakukan adventure yang berbeda.

Adventure potong rambut dan spa.

Friday, February 20, 2009

The Day We Find Love Once Again...

Akan adanya sesi foto pra pre wedding memang telah dijadwalkan oleh kakakku sejak beberapa bulan yang lalu. Entah fungsinya nanti akan digunakan untuk pelengkap undangan, foto hiasan di gedung saat resepsi, atau (kalau hasilnya jelek) hanya akan sekedar dijadikan ajang untuk membiasakan diri dengan kamera bagi calon mempelai berdua.

Sehari setelah Valentine, hari Minggu, tanggal 15 Februari 2009, pun menjadi hari yang terpilih. Karena kesenanganku untuk menunda pekerjaan, maka hari Valentine-ku justru disibukkan mempersiapkan piranti pendukung acara foto-foto.

Saturday, July 5, 2008

Ke Bojonegoro


Berkunjung ke sebuah kota baru, entah itu dekat atau jauh, memang menyenangkan. Tapi semuanya terasa berbeda bila agendanya adalah mengantar sahabat pindahan.

Itulah yang aku rasakan beberapa hari yang lalu. Pergi ke Bojonegoro, Jawa Timur dengan tujuan mengantar Dhira pindah ke kota barunya. Dua malam di Bojonegoro memang kami gunakan untuk berkeliling. Bukan berwisata, tapi lebih untuk mengenal keseharian kota Bojonegoro.

Tuesday, June 10, 2008

Dengarkan Aku...

Aku sama sekali tak ingin mengganggu kalian dengan mengatakan ini semua. Tentang betapa tremor-tremor aneh itu kembali menyerangku. Merayap di sekujur tubuh, dan menyublim dengan tiba-tiba.

Kali ini bukan karena genggaman tangannya di hari yang basah. Bukan karena senyumnya yang sehangat sup krim jagung favoritku. Atau karena kecupan ringan darinya di depan rumah. Bukan pula karena SMS-SMSnya yang kerap menggodaku di pagi hari.

Thursday, May 22, 2008

Maaf...

Apakah aku melukaimu?


Katakanlah. Aku benar-benar meminta maaf.


Atau kamu ingin menghilang? Menyatu dengan permainan waktu.


Aku tahu kata maaf tidak mungkin menyembuhkannya. Aku tahu, bahkan sebelum aku melukaimu.


Lagi. Dan lagi. Dan lagi.


Tapi duniamu masih terlalu jauh. Kenapa pula kamu tergesa-gesa?


Dahan-dahan pinus belum juga mulai berdendang. Aku belum sempat mendengarnya.

Haruskah aku patahkan dahannya segera?



Kalau itu membuatmu terluka, maafkan aku.


Aku hanya memberi apa yang kamu minta.

...


Tuesday, May 13, 2008

Selamat Datang, Musim Panas...

Ayo, kemari. Kita sambut musim panas.

Lepaskan sandalmu dan berlarilah! Rumput hijau tebal tak akan menyakiti kaki kita.

Lihat langitnya dari atas bukit ini. Biru menawan dengan gumpalan kapas yang mengambang di antaranya. Dan di ujung sana, gunung-gunung itu seakan juga sedang berpiknik.

Wednesday, April 30, 2008

Pantai atau Gunung?

Kalau aku disuruh memilih antara pantai atau gunung, aku tidak dapat menentukannya dalam sekejap. 'Tergantung banyak hal' pasti akan menjadi jawabanku.

Tuesday, April 1, 2008

Secangkir Kopi Instan


Aku akan menjadikan kopi sebagai salah satu minuman favoritku. Itu rencanaku. Maka, tak salah bukan bila aku mencicipi secangkir kopi instan di malam hari itu?

Yah, rasanya memang seperti yang aku tebak. Rasa kopi instan. Walau saat itu aku memang sedikit berharap untuk dapat menikmati getirnya kopi, atau sedikit rasa manis yang pas.

Tapi, harus kuakui, rasanya lebih enak dari kopi instan yang biasa aku buat. Belum lagi, dilengkapi dengan sensasi masa lalu.

Thursday, February 21, 2008

Kemarin, Hari Ini, dan Esok?

Detik-detik itu pasti akhirnya akan sampai juga, ya kan?
Entah di mana saat itu aku berada.

Entah aku di sini, bersembunyi di dalam kamar,
Di tengah hutan, di dasar laut, di puncak gunung,
Atau bahkan tepat di sampingmu.

Tetap saja detik-detik itu akan datang,
Lalu merayap pergi,
Membawamu.

Menyeret semua yang berharga.

Tapi, berada di sana,
Siapa tahu aku bisa mengusir detik-detik itu pergi,
Berlalu sendiri, tanpamu.

Yah... siapa tahu?

Jawab aku,
Apakah detik-detik itu akan mengembalikanmu padaku?

Saturday, February 2, 2008

Kala Malam Tiada Berbintang...


Aku tak tahu apa yang akan membuatmu betah di kota itu nantinya. Aku hanya tahu apa yang mungkin bisa membuatmu rindu pada kota ini.

Mungkin kesibukan akan menyita seluruh kebosananmu, hingga otakmu tak lagi memiliki ruang kosong. Tak mampu lagi bahkan untuk mengingat hal-hal yang telah membuatmu hidup selama ini.

Yah... kesibukanmu bisa menjadi alat bantu pernafasanmu. Kamu tetap akan hidup. Bertahan hidup.

Tuesday, January 15, 2008

Tapi, Aku Memang Membencinya

"Kenapa kamu begitu benci kota itu?"

"Kota itu mencuri banyak hal dariku."

"Mencuri?"

Thursday, November 1, 2007

Cher Mon Ami...

Aku mengingatmu tidak seperti aku mengingatnya.

Aku tidak ingat kapan pertama kali kita berkenalan, aku tidak ingat apa lagu kesukaanmu, bahkan aku hampir selalu tertukar saat mengingat hari ulang tahunmu.

Dan aku juga tidak pernah memberimu perhatian seperti aku memberinya. Aku justru bercanda saat kamu sakit. Ingat? Sepenggal SMS yang membuatmu kesal setengah mati padaku. Hihi... kamu benar, seharusnya aku tidak boleh bercanda tentang penyakit seseorang.

Tapi, bagiku, kamu istimewa. Sangat. Boloehkah aku mengatakannya tanpa membuatmu berharap lebih? :p

Wednesday, September 5, 2007

Surat dari Seorang Kawan

Hi! Apa kabar?

Bagaimana perasaanmu hari ini? Mendengar ceritamu malam tadi, aku jadi teringat akan kisah lain yang pernah aku rasakan. Pernah juga aku mendengar kisahmu itu dari orang lain. Kisah patah hati sering mirip.

Broken heart? I've been there, several times. Menyakitkan memang. Makanya, tak ada salahnya bila kamu menangis. Itu bukan lemah, itu hanyalah cara ketika semua kata-katamu seakan tak berarti lagi. Ketika kata-katamu tak mampu kamu ungkapkan.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...