Pages

Tuesday, January 15, 2008

Tapi, Aku Memang Membencinya

"Kenapa kamu begitu benci kota itu?"

"Kota itu mencuri banyak hal dariku."

"Mencuri?"

"Iya. Yang jelas, dia mencuri teman-temanku. Dia merayu mereka untuk meninggalkan kota ini."

"Kenapa mereka mau dirayu?"

"Entahlah."

"Nyatanya, mereka beramai-ramai ke sana."

"Mungkin memang kota itu menawarkan segalanya. Tapi tidak beberapa hal yang esensial, menurutku."

"Dan kamu, kenapa kamu tidak ikut dirayunya?"

"Aku sempat ke sana. Aku pernah di sana."

"Dan kamu tidak menemukan teman-temanmu di sana?"

"Tidak. Mereka seperti disembunyikan di ruangan-ruangan yang terkunci. Aku jarang bisa menembus kamar-kamar itu. Mereka juga kesulitan menembus kamarku."

"Dan kamu kembali ke kota ini?"

"Iya. Aku memutuskan kembali."

"Kenapa kamu tidak berusaha terus di sana?"

"Dan membiarkan kota itu semakin mencuri segala-galanya dariku? Jiwaku, pikiranku, dan mungkin mimpiku?"

"Paling tidak kamu diberi ganti rugi."

"Ah. Aku belum bisa menerima ganti rugi sebatas yang mereka tawarkan."

"Kenapa?"

"Aku belum mampu menukar kota ini dan mimpiku dengan kesuksesan normatif itu. Lihat kota ini, masih banyak yang bisa dilakukan untuknya, bukan?"

"Bahkan dengan kembalinya teman-temanmu itu?"

"Ah. Mereka juga mungkin akan berubah. Kota itu akan mengubah mereka."

"Bagaimana kamu tahu?"

"Aku pernah merasakannya walau sebentar. Aku tahu bagaimana kota itu bisa mengubah seseorang dengan cepat."

"Tapi, teman-temanmu itu, apakah mereka bahagia?"

"Ya, sebagian dari mereka justru tampak menikimatinya. Dan mungkin itulah yang mereka cari."

"Kalau begitu, bukankah kamu seharusnya ikut senang?"

"Di satu pihak, aku senang untuk teman-temanku. Pasti. Tapi aku tetap membenci kota itu."

"Mungkin bukan kota itu yang mencuri mereka darimu. Mungkin waktu dan kehidupan lah yang mencuri mereka darimu."

"Apapun. Aku tetap tidak suka kota itu."

"Dan kotamu ini?"

"Aku mencintainya. Aku pikir, kami bisa bersimbiosis mutualisme."

"Lalu teman-temanmu sekarang?"

"Aku masih punya beberapa teman di sini. Aku akan membuat teman-teman baru. Aku akan merawatnya. Sampai ketika kota itu kembali mencuri mereka dariku."

"Kamu berlebihan."

"Aku tak peduli."

9 comments:

Anonymous said...

Ak jg benci kota yg km maksud, saking bencinya sampe nggak mengenalnya, i am avoiding to know it,dan ak ada di sini skr. Ia memang menciptakan kehidupan palsu. Tapi, ak sangat menghargai orang2 yang mampu menjaga nuraninya, dan itu ada di kota ini, mereka luar biasa. Orang2 yg datang bukan semata demi uang.

Eh, kota yg km maksud New York kan?:p

bulb-mode said...

brandalan:
Hm... aku juga salut sama orang-orang yang tetep bisa ngambah lemah di sana. Aku salut sama orang yang survive tanpa harus menjadi kehilangan diri mereka sendiri.

Aku cuma nggak suka kotanya. Bukan orang-orangnya.

dhiraestria dyah said...

tau nggak, in some ways, aku menikmati kota itu.. mungkin karena aku hanya berkunjung yang sesaat ya.. dan bukan terjebak di dalamnya..

yang pasti kota itu bukan Brebes kan?
:p

bulb-mode said...

dhiraestria dyah:
Selama kamu bisa memegang kontrol atas waktu 24 jam per harimu itu dengan penuh, dan keingintahuanmu sama kota itu masih besar, dan kamu belum terjebak rutinitas yang kadang menyesakkan, dan... dan... dan...

Ah, terlalu banyak syarat untuk bisa menikmati kota itu. :p

Anonymous said...

sing dimaksud kota mana sih? jgn2 jakarta..:(( aku tinggal disitu juga.

bulb-mode said...

cenik_01:
Hihihi... kota mana hayooo, Mbak? Mungkin aku aja yang nggak tau cara nikmatin kota itu ya...?

Seperti ikan yang disuruh hidup di darat, bukan masalah darat atau airnya, tapi masalah terletak di insang ikan nggak bisa untuk bernafas di darat... ;)

Unknown said...

ah ....aku juga pengen pindah k kotamu kalo gitu Ndi...tentrem:D

dinautami said...

jangan-jangan kota itu jadi begitu karena teman-teman mu yang dicurinya hehe..

bulb-mode said...

thea:
Ayo... ayo... bangun sesuatu dari kota ini... ;)

dinautami:
Wah... kota itu sudah begitu dari dulu. Kalau tidak, teman-temanku tak akan dicurinya, ya kan?

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...